Peningkatan SDM melalui Sosialisasi PKPU

Peningkatan SDM melalui Sosialisasi PKPU

 

Bertempat di Pendopo KPU Kabupaten Kulon Progo, Kamis (06/08/2015), seluruh jajaran komisioner sampai dengan staf sekretariat KPU mengikuti kegiatan pemahaman bersama terkait dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum  Nomor 05 tahun 2015 tentang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum  Nomor 06 tahun 2015 tentang Norma, Standard, Prosedur Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

 

“Sosialisasi ini dimaksudkan agar seluruh jajaran di lingkungan KPU Kabupaten Kulon Progo mempunyai pemahaman yang sama sehingga menjelang pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2017 mendatang mampu untuk tetap bersinergi mensukseskan pemilihan”, jelas Marwanto, S.Sos sembari membuka acara sosialisasi. Lebih lanjut, Marwanto mengatakan: “semua jajaran di lingkungan KPU Kabupaten Kulon Progo diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk selanjutnya disebarluaskan  pada masyarakat pada umumnya”.

 

Tri Mulatsih, MA, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kulon Progo memaparkan mengenai peran penting sosialisasi dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Pada sesi ini, peserta diajak untuk berperan aktif dalam komunikasi dua arah, sehingga baik peserta dan nara sumber terlibat dalam suatu diskusi yang menarik.

 

Pada sesi kedua, Budi Priyatna, S.Pt, Ketua Divisi Umum, Logistik, Keuangan dan Rumah Tangga KPU Kabupaten Kulon Progo  menyampaikan PKPU tentang logistik dalam Penyelenggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dalam pemaparan tersebut, nara sumber menekankan arti penting dari perencanaan yang cermat dalam pengelolaan logistik sebagai panduan dalam menerapkan pengadaan logistik, setting dan pengepakan sampai dengan distribusi logistik di tingkat paling bawah yakni di TPS sesuai dengan jadwal tahapan pemilihan. (PW)