Kesiapan Pemerintah Daerah Jelang Pilkada Serentak Tahun 2017

Kesiapan Pemerintah Daerah Jelang Pilkada Serentak Tahun 2017

 

Bertempat di Hotel Aryaduta Jakarta, 5 April 2016, Ketua KPU Provinsi dan Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia  diundang Kementerian Dalam Negeri  pada acara Rapat Evaluasi Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Rangka Penyediaan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2017.

Pemilihan yang akan diselenggarakan serentak pada 15 Februari  2017 dilaksanakan oleh provinsi  dan kabupaten/kota se-Indonesia dengan kriteria  Akhir Masa Jabatan (AMJ) kepala daerahnya bulan Juli-Desember 2016  dan tahun 2017. Pemilihan akan dilaksanakan di 7 Provinsi, 18 Kota dan 76 kabupaten (101 daerah) untuk tahun 2017.

Dan KPU Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Buapti pada tahun  2017 nanti. Hal ini dikarenakan AMJ bupati akan berakhir  tanggal 24 Oktober 2016 nanti.

Dalam acara ini, Kemendagri menyampaikan sampai saat ini total anggaran yang dialokasikan untuk pemilihan yang dianggarkan dalam APBD  Provinsi/kabupaten/kota  yaitu sebesar kurang lebih 2,9 trilyun. Jumlah ini belum final, karena masih ada daerah yang belum melaksanakan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Pengalokasian anggaran tersebut adalah untuk kegiatan KPU Provinsi/Kabupaten/Kota  sebesar 2,4 trilyun, untuk kegiatan Pengawas Pemilu kurang lebih 426,2 milyar dan untuk pengamanan 73,3 milyar.

Untuk penyelenggaraan pemilihan di Kabupaten Kulon Progo, anggaran yang diajukan oleh KPU Kabupaten Kulon Progo dan sudah disetujui Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo adalah Rp.14.328.177.550,-

Terkait dengan tahapan pelaksanaan pemilihan, paling lambat pada 30 April 2016 ini NPHD harus sudah ditandatangani antara  pemerintah daerah dengan lembaga penyelenggara pemilihan. Selanjutnya dana tersebut akan digunakan untuk membiayai semua rangkaian kegiatan pemilihan.

Muh Isnaini, Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa setelah anggaran siap maka KPU akan segera melakukan perekrutan  PPK (Panitia pemilihan Kecamatan ) dan PPS (Panitia pemungutan Suara). Perekrutan diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2016. (TM)