Tokoh Masyarakat Diharapkan Berpartisipasi dalam Pilkada

Tokoh Masyarakat Diharapkan Berpartisipasi dalam Pilkada

 

Bertempat di Aula Gedung Perpustakaan setempat, KPU Kabupaten Kulonprogo menggelar Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2017 bagi tokoh masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (2/6) tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan (stake-holder), diantaranya pimpinan  partai politik, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi pemuda, LSM, insan pers, dan  instansi pemerintah terkait.

Ada tiga materi dalam kegiatan tersebut. Pertama tentang   Tahapan Pilkada 2017 dengan narasumber Panggih Widodo S.Si, yang menjelaskan seluruh tahapan Pilkada 2017. Panggih menekankan terkait tahapan pencalonan dari unsur perseorangan, bahwa KPU Kulonprogo sudah menetapkan batas minimal dukungan calon perseorangan yang hendak mencalonkan diri pada kontestasi di Pilkada 2017, yaitu sejumlah 28.552 dukungan.

Materi kedua tentang Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada yang disampaikan Tri Mulatsih S.Pd.,MA. Ia menekankan ada beberapa ruang partisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat luas terkait pelaksanaan Pilkada, diantaranya pemantauan, survei /jajak pendapat, agen sosialisasi sampai keikutsertaan menjadi petugas pemilihasn di tingkat kecamatan atau desa.

Sedangkan materi ketiga mengenai Pembentukan Badan Ad-Hoc Pilkada disampaikan oleh Marwanto S.Sos M.Si. Ia menekankan perlunya regenerasi penyelenggara ad-hoc. “Dengan adanya batasan maksimal dua kali menjadi PPK, PPS atau KPPS, diharapkan  menjadi pemicu bagi generasi muda  untuk mendaftar sebagai PPK dan PPS”, tegasnya.
Sebelumnya Ketua KPU Kulonprogo Muh Isnaini STP, MM dalam pembukaan acara mengatakan perluanya dukungan semua pemangku kepentingan sesuai tupoksinya demi suksesnya Pilkada Kulonprpgo yang menelan biaya 14,3 M.