Pelantikan dan Raker PPS se-Kulon Progo

Pelantikan dan Raker PPS se-Kulon Progo

 

Rangkaian tahapan pembentukan panitia ad-hoc Pemilihan 2017 telah selesai dilaksanakan dengan ditandai pelantikan dan raker Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 12 kantor kecamatan se-Kulon Progo pada 19-20 Juli 2016.

Marwanto, S.Sos. M.Si, komisioner KPU Kulonprogo yang membidangi pembentukan panitia ad-hoc, mengatakan proses pembentukan PPK dan PPS sudah sesuai ketentuan yang diatur oleh KPU RI, yakni dengan seleksi terbuka. Sebelum dilantik, sebelumnya telah dilakukan pendaftaran, seleksi administrasi dan tes wawancara terhadap calon anggota PPS.

“Meski telah dibuka pendaftaran, tapi minat masyarakat untuk mendaftar sebagai calon anggota PPS tidak sebesar ketika dibuka pendafatran PPK”, kata Marwanto. Namun demikian, ia menambahkan, di tiap-tia desa sampai batas akhir pendaftaran telah terpenuhi SDM calon PPS untuk diseleksi. “Dampak pembatasan dua periode sebagai anggota PPS memang dirasakan di tingkat bawah. Tapi dengan koordinasi yang intensif antara KPU dengan PPK, pihak Kecamatan dan pihak desa, hal itu dapat diatasi”, tegas Marwanto.

Beberapa tugas dan pekerjaan PPS yang akan segera dilaksanakan adalah tentang pemetaan lokasi tempat pemungutan suara (TPS). Pemetaan ini dilakukan agar lokasi TPS mudah dijangkau pemilih, dan juga aksesibel bagi penyandang disabilitas. Selain itu, bersamaan dengan pemetaan TPS, PPS juga akan memulai melakukan inventarisasi petugas KPPS. Dengan adanya aturan pembatasan dua periode bagi panitia ad-hoc, PPS perlu jeli merekrut calon anggota KPPS. Pelibatan generasi muda terdidik sangat penting dalam mencari calon KPPS yang handal.***