Beong Ditebar, Pohon Ditanam

Beong Ditebar, Pohon Ditanam

 

Sebagai rangkaian pencanangan sosialisasi, KPU Kulonprogo menebar benih ikan Beong Progo yang menjadi maskot Pilkada Kulonprogo 2017. Penebaran benih ikan Beong Progo dilakukan di bantaran sungai Secang Clereng Pengasih Kulonprogo pada Minggu pagi (21/8). Acara tersebut dihadiri komisioner KPU RI Sigit Pamungkas SIP MA, ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan SIP MA, ketua dan anggota KPU Kulonprogo beserta jajaran sekretariat, PPK Pengasih, Kepala Desa dan PPS Sandangsari, dan tokoh masyarakat setempat.

Beong Progo yang menjadi maskot Pilkada Kulonprogo adalah ikan endemik sungai Progo yang kini kurang mendapat perhatian masyarakat secara luas sehingga pembibitan pun sangat terbatas. Padahal jenis ikan ini sangat lezat dan mengandung nilai gizi yang tinggi. Selain ingin melestarikan jenis ikan beong, makna yang terkandung dalam maskot tersebut, sesuai kepanjangannya BEbarengan ayO baNGun kulonPROGO (BEONG PROGO) adalah bahwa hajatan demokrasi lokal lima tahunan tersebut ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memilih pemimpin yang akan mengawal pembangunan (di segala aspek) agar Kulonprogo menjadi kabupaten yang unggul dan berkarakter.

Salah satu karakter ikan Beong adalah hanya bisa hidup di air jernih. Hal ini menyiratkan makna bahwa KPU Kulonprogo ingin Pilkada dapat  berlangsung bersih tanpa adanya praktik politik uang yang bisa menciderai proses demokrasi. Disamping itu, diharapkan  seluruh tahapan dan proses berlangsung  lancar tanpa ada kendala dan pelanggaran yang berarti, dan tidak menyisakan konflik pasca pemilihan.  ‘Kejernihan adalah cermin dari transparansi dan integritas penyelenggaraan Pilkada di Kulonprogo’ , ujar Sigit Pamungkas.

Setelah pelepasan benih ikan beong, dilanjutkan penanaman benih pohon demokrasi. Selain untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan, pohon sangat dekat hubungannya dengan kegiatan pemilu/pilkada. Hal ini karena sebagian besar logistik pemilu terbuat dari kertas (misalnya surat suara dan segala jenis formulir). ‘Dengan menanam pohon, kelestarian alam akan terjaga, stok kertas untuk logistik pemilu juga akan selalu tersedia’, tegas Sigit Pamungkas.