Peran Perempuan dalam Pilkada

Peran Perempuan dalam Pilkada

 

Dunia politik dan pemilu/pilkada tidak hanya menjadi domain kaum laki-laki. Kaum  perempuan juga harus ikut ambil bagian  dalam kancah politik, terutama di setiap hajatan demokrasi, seperti pemilu atau pilkada.

Hal tersebut ditegaskan  Marwanto S.Sos M.Si, komisioner KPU Kabupaten Kulonprogo saat membuka acara Pendidikan Pemilih bagi Perempuan yang diselenggarakan oleh KPU kulonprogo bekerjasama dengan Mitra Wacana Yogyakarta di aula Balai Ddesa Nomporejo Kecamatan Galur (Sabtu, 10/9).

Marwanto melanjutkan, sebuah penelitian yang pernah dilakukan The International Galop Poll on Gender and Society pada tahun 1995 di 22 negara menunjukkan, bahwa sebuah pemerintahan akan berjalan baik jika melibatkan perempuan di ranah politik. “Hal inilah yang mmenjadi dasar kita untuk terus mendorong pelibatan perempuan di kancah politik. Perempuan tak sekedar konco wingking, sebagaimana ungkapan khas Jawa, tapi teman diskusi yang baik di segala aspek, termasuk dunia politik”, ungkapnya.

Sementara Direktur Mitra Wacana, Rindang Farihah menyatakan kerjasama pihaknya dengan KPU Kulonprogo terkait pendidikan pemilih bagi perempuan akan berlangsung di tiga kecamatan, yakni Galur, Sentolo dan Kokap.

Rindang berharap, dengan kegiatan semacam ini, pihaknya bisa mengawal dan mendorong kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam hajatan Pilkada Kulonprogo 2017.  Juga menyiapkan pemilih cerdas dan mandiri menyongsong Pemilu 2019. Mitra Wacana selalu mendorong potensi perempuan untuk berkiprah di segala lini kehidupan, terutama aspek yang berkaitan erat dengan pengambilan kebijakan yang berdampak luas pada kehidupan.