Penyuluh Agama Ujung Tombak Sosialisasi

Penyuluh Agama Ujung Tombak Sosialisasi

 

Penyuluh agama di Kabupaten Kulonprogo diharapkan menjadi salah satu ujung tombak dalam melakukan sosialisasi Pilkada 2017 kepada umat. Hal ini karena posisi strategis penyuluh agama yang sering bertemu langsung umat atau masyarakat di tingkat akar rumput.

Hal itu terungkap dalam acara sosialisasi Pilkada 2017 kepada penyuluh agama se-kabupaten Kulonprogo di Aula Menoreh Komplek Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kulonprogo, Rabu (14/12). Acara yang diikuti sekitar 102 penyuluh agama se-Kulonprogo tersebut dihadiri Kasi Bimas Kemenag Kulonprogo H Syaiful Hadi, Ketua KPU Kulonprogo Muh Isnaini STP MM dan anggota KPU Kulonprogo Marwanto S.Sos M.Si.

Syaiful Hadi mengatakan, para penyuluh diharapkan turut berpartisipasi dalam melakukan sosialsiasi Pilkada dengan bahasa agama, atau bahasa yang mudah dipahami umatnya. Karena salah satu fungsi penyuluh agama adalah memberikan penerangan terkait kegiatan-kegiatan pembangunan, dan Pilkada merupakan kegiatan pembangunan demokrasi di tingkat lokal.

Sedangkan Marwanto menyatakan  bahwa informasi Pilkada akan lebih didengar oleh segmen masyarakat tertentu jika hal itu disampaikan oleh seorang tokoh agama atau para penyuluh.  Dalam rangka itulah, KPUI Kulonprogo merangkul para tokoh agama dan penyuluh agama untuk dijadikan agen-agen sosialisasi Pilkada ke masyarakat.

Selain itu Marwanto mengharapkan  agar para penyuluh berpartisipasi sebagai penyelenggara Pilkada di tingkat TPS, yakni menjadi anggota KPPS. Dengan integritas dan netralitas yang dimiliki  para penyuluh, maka akan dapat mendukung kerja-kerja KPPS dalam mengawal kemurnian perolehan suara para Paslon.