Giatkan Pencermatan Data Pemilih, KPU Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Gempita Sidalih

Giatkan Pencermatan Data Pemilih, KPU Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Gempita Sidalih

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo berharap para pemilih pemula mencermati Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih). Hal itu untuk memastikan nama mereka terdaftar sebagai calon pemilih dalam Pemilu 2019. Data dihimpun dari KPU Kulonprogo, sekitar 6.000 remaja bakal menggunakan hak pilihnya untuk kali pertama dalam Pemilu 2019 mendatang, terutama dari kalangan pelajar tingkat SMA/SMK/MA . Namun, dari pengecekan Sidalih serentak di 25 sekolah berdasarkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Kamis (9/8/2018), didapati ada sedikitnya 9 siswa yang ternyata belum tercantum datanya.
Yakni, di SMKN 1 Pengasih (1orang), SMAN 2 Wates (2 siswa), SMAN 1 Temon (1 orang), SMAN 1 Lendah (4 siswa), dan SMKN 1 Panjatan (1 siswa). Padahal, para siswa itu sudah melakukan perekaman data kependudukan dan telah mengantongi e-KTP.

“Hal ini dimungkinkan karena perekaman e-KTP dilakukan baru-baru ini saja dan panitia pemilihan di tingkat kecamatan belum mengubah kode datanya di Sidalih,” kata Komisioner KPU Kulonprogo, Marwanto. Menurutnya, dari sample yang diambil dalam Gerakan Mengecek Daftar Pemilih Serentak (Gempita) Sidalih tersebut, mayoritas siswa yang telah memiliki e-KTP sudah terdaftar dalam sistem. Hanya sebagian kecil saja yang ternyata datanya tidak ditemukan dalam Sidalih.

Pihaknya akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah masing-masing. “Kami akan menginstruksikan PPK dan PPS segera mengubah kode 11 (status belum e-KTP) di Sidalih menjadi kode 00 (sudah e-KTP). Sehingga, pemilih pemula ini bisa mendapatkan hak pilihnya,” kata Marwanto. (tribunjogja)