KPU Kulon Progo Lantik dan Bekali Relawan Demokrasi Pemilu 2019

KPU Kulon Progo Lantik dan Bekali Relawan Demokrasi  Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo melantik 55 anggota relawan demokrasi (relasi) serta langsung diberikan pelatihan dalam acara bertajuk Bimbingan Teknis Relawan Demokrasi bertempat di Hotel Rich Jogja, Jl Magelang, Yogyakarta  Kamis (24/1/2019).

Bimbingan Teknis meliputi pemilu dan demokrasi, tahapan pemilu, kode etik relawan demokrasi serta pemahaman relawan mengenai pemilu. Hadir dalam kesempatan tersebut Komisioner KPU DIY Divisi Perencanaan dan Data, Wawan Budiyanto, dan Divisi Teknis KPU DIY Moh Zaenuri Ikhsan, serta Ketua KPU Kulon Progo Ibah Muthiah  beserta semua komisioner.

“Relawan demokrasi ini dibentuk di 4 kabupaten dan 1 kota. Masing-masing 55 anggota relasi,” kata Wawan Budiyanto. Diharapkan peran relasi mampu mendongkrak partisipasi pemilih.

Jika secara nasional targetnya 77,5 persen, keberadaan relasi diharapkan meningkatkan partisipasi pemilih menjadi 85 persen di tingkat Kabupaten Kulon Progo. “Mereka akan memberikan pendidikan politik pada segmen masing-masing,” katanya.

Ibah Mutiah mengatakan, KPU Kulon Progo merekrut 55 relawan demokrasi terdiri atas 26 orang laki-laki dan 41 orang perempuan. Mereka berasal dari berbagai wilayah kecamatan meski mayoritas dari wilayah Wates dan Sentolo.  55 calon relawan demokrasi  dapat membawa harapan positif bahwa mereka bisa meningkatkan partisipasi pemilih,”kata Ibah

Relawan Demokrasi terdiri dari 11 segmen pemilih yaitu, segmen pemilih pemula (khusus relawan demokrasi berusia  17-25 tahun), segmen  keluarga, pemilih muda, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, kelompok marginal, komunitas, pemilih berbasis kepercayaan, segmen pemilih warga internet maupun basis relawan demokrasi  itu sendiri.

Harapannya ketika relawan demokrasi ini bekerja, turut membantu menaikkan partisipasi pemilih pemilu 2019. Program relawan demokrasi memang dilatarbelakangi partisipasi pemilih tingkat nasional yang  canderung mengalami penurunan.

Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kulon Progo, Hidayatut Thoyyibah, mengatakan relawan demokrasi mulai bekerja akhir Januari hingga akhir April mendatang.

“Diharapkan relawan demokrasi ini akan menumbuhkan kembali kesadaran positif masyarakat akan pentingnya pemilu, sehingga pada akhirnya nanti dapat menggerakkan masyarakat untuk aktif dalam setiap tahapan pemilu,” katanya.