Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo Periode 2019 – 2024

Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo Periode 2019 – 2024

Sejumlah 39 dari 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik, Senin (12/8/2019). Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kulonprogo dengan didominasi wajah-wajah lama.

Secara simbolis, pelantikan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Wates Marlius yang memandu pengucapan sumpah dan janji jabatan. Sementara satu anggota atas nama Agung Raharjo tidak hadir karena masih melaksanakan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.

Pelantikan anggota dewan dilaksanakan dalam rapat paripurna yang dipimpin Pimpinan DPRD Kulonprogo periode lalu. Di mana dalam kepengurusan yang baru ini, masih didominasi wajah lama. Setidaknya ada 23 anggota DPRD periode sebelumnya yang kembali terpilih. Hanya 17 orang saja anggota dewan yang baru. Sementara anggota dewan lama yang terpilih ke DPRD DIY ada dua orang.

Seusai dilantik, pimpinan sementara diserahkan kepada partai yang mendapat perolehan kursi terbanyak urutan satu dan dua. Pimpinan sementara kembali dijabat Akhid Nuryati dari PDIP bersama Ponimin Budi Hartono dari PAN.

“Secepatnya kami akan melakukan pengisian pimpinan definitif, penyusunan alat kelengkapan DPRD dan tata tertib,” ujar Akhid, Senin (12/8/2019).  Akhid yang merupakan Ketua DPRD Kulonprogo periode lalu mendorong dalam periode ke depan akan lebih bersih dan berwibawa. Dalam melaksanakan tugas, enjaga transparansi dan akuntabilitas. Termasuk lebih aspiratif dan mengakomodir aspirasi masyarakat. “Menjadi anggota DPRD memiliki tanggungjawab yang besar dan berat. Mereka harus senantiasa menjaga dan menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, di samping mendukung proses pembangunan. Kami akan melanjutkan proses pembangunan dan terus menyuarakan suara rakyat,” tuturnya.

Sementara Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo yang membacakan sambutan gubernur berharap, anggota DPRD baru ini bisa menjaga dan melaksanakan tugas pengawasan. Dalam menjalankan tugasnya harus selalu memegang teguh etika politik dan berpedoman dengan regulasi yang ada.

“Demokrasi dan demokratisasi sebagai proses yang harus dipertanggjawabkan,” katanya. Sutedjo meminta kepada wakil rakyat untuk bisa memperjuangkan aspirasi warga. Keterwakilan di dalam DPRD harus bisa dimaksimalkan dalam menjalankan fungsi dan perannya. Tidak kalah penting juga untuk senantiasa menjaga lembaga agar tidak terlibat dalam korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

 

Download SK pelantikan anggota DPRD Kab Kulon Progo disini