Berita Terkini

KAPOLRES KULON PROGO: APARAT KEPOLISIAN SIAP JALANKAN TUGAS SEBAIK-BAIKNYA DALAM PEMILU 2024

Selasa, 5 September 2023, dalam rangka silaturahmi dan kesiapan Pemilihan Umum Tahun 2024, KPU Kabupaten Kulon Progo mengadakan audiensi dengan Kapolres Kulon Progo, AKBP Nunuk Setiyowati, S.I.K., MH. di Kantor Polres Kulon Progo.

Audensi dibuka dengan pemaparan tahapan Pemilu tahun 2024 oleh Ibah Muthiah, selaku Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo. “Tahapan pemilu sebagian telah berjalan, setelah kemarin penetapan DCS dan pencermatan DCS, dan yang akan datang adalah penetapan DCT, tentunya berjalannya tahapan Pemilu 2024 senantiasa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak salah satunya adalah Pemerintah Daerah dan Kepolisian.” Dalam audiensi tersebut KPU Kabupaten Kulon Progo dihadiri oleh Ketua, Anggota, dan Jajaran Sekretariat di lingkungan KPU Kabupaten Kulon Progo. 

AKBP Nunuk Setiyowati mengatakan, “Dari 1302 TPS yang ada di Kulon Progo, 2 diantaranya adalah TPS khusus, berarti ada 1300 TPS regular. Dari 1300 tersebut ada 146 TPS yang tergolong rawan” Untuk hal tersebut dari kepolisian akan memberikan memberikan strategi pengamanan yang maksimal dalam tahapan Pemilu ini tentunya sesuai dengan arahan Polda.

Selain itu, Hidayatut Thoyyibah memaparkan bahwa pada akhir Bulan Oktober mendatang akan dilakukan Kirab Pemilu yang berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo. “Kirab Pemilu 2024 akan dilakukan selama 5 hari mulai dari tanggal 28 Oktober. Untuk hari pertama nanti KPU Kabupaten Kulon Progo akan melakukan serah terima bendera parpol dari KPU Kabupaten Bantul di perbatasan wilayah, yaitu di Kapanewon Galur selanjutnya akan dilakukan proses seremonialnya di Gedung Kesenian Kabupaten Kulon Progo”. Dari hal tersebut, KPU Kabupaten Kulon Progo sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, organisasi masyarakat dan yang lainnya .

Poin lain pada audiensi yang disampaikan oleh Kadiv. Hukum Dan Pengawasan KPU Kabupaten Kulon Progo, M. Puja Rasa Satuhu, adalah tentang penghitungan suara yang digadang-gadang menggunakan 2 panel, artinya akan membutuhkan ekstra pengamanan. 
"KPU RI masih menggodok PKPU tentang perhitungan suara 2024" 

 “Dari kepolisian sendiri sudah mengantisaipasi agar dapat meminimalisir korban seperti Pemilu tahun 2019, yaitu dengan memberi batas maksimal usia untuk polisi yang bertugas pengamanan di TPS dan akan dikerahkan aparat agar menjalankan tugas sebaik-baiknya"   tambah AKBP Nunuk Setiyowati. (Fau)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 88 kali