KPU Kab. Kulon Progo Menjadi Narasumber Dalam Acara Bincang Kebangsaan dan Pemilih Pemula
Wates, 18 November 2023 - Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Kulon Progo , M.Puja Rasa Satuhu menjadi narasumber acara Bincang Kebangsaan dan Pemilih Pemula, dengan tema "Pelajar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama: Aset Emas Masa Depan" yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kulon Progo.
Selain narasumber dari KPU, acara ini turut menghadirkan ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, S.Sos., M.Si.; Pelajar Muhammadiyah Kulon Progo, Ahmad Syuqi; Pelajar Nahdlatul Ulama, Muhammad Abdulrozaq.
Muhammad Abdulrozaq menjadi narasumber pertama, membicarakan tentang urgensi organisasi yang tidak instan. Kebesaran dari organisasi tidak serta merta langsung ada, namun melalui proses yang panjang. Narasumber selanjutnya Ahmad Syuqi membicarakan tentang kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia dalam pandangan Agama Islam.
Narasumber selanjutnya adalah Bapak M.Puja Rasa Satuhu dengan memaparkan materi tentang Pemilu Serentak 2024 - Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa.
Pada akhir kesempatan, M.Puja Rasa Satuhu mengutarakan harapannya, "Pada Pemilu tahun 2024 ini berjalan secara Luberjudil dan dapat diterima oleh semuanya, sehingga keberlangsungan hidup di negara ini dapat terjamin."
Narasumber selanjutnya adalah Marwanto, memaparkan tentang peran generasi muda dalam Pemilu Tahun 2024.
Setelah narasumber memberikan materinya, dibuka dengan sesi diskusi dengan salah satu penanya yang menanyakan "Mengapa di Indonesia masih menggunakan sistem konvensional, sedangkan sekarang sudah memasuki era teknologi 4.0?"
Pertanyaan tersebut dijawab oleh Puja, "KPU RI sebenarnya sudah mengkaji untuk digitalisasi Pemilu, namun karena esensi dari Pemilu ini adalah Luberjudil, yang salah satunya adalah Rahasia. Misal menggunakan digital, pilihan kita masih dapat diketahui bahkan dirubah oleh admin". Selain itu yang dibangun dalam proses penyelenggaraan pemilu adalah kepercayaan itu yang paling utama sehingga hasil pemilu dapat diterima semu pihak. (uzr)