KPU Kabupaten Kulon Progo hadiri monitoring pelaksanaan Pemilos serentak 2024
Anggota KPU kabupaten Kulon Progo sekaligus Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Hidayatut Thoyyibah menghadiri pelaksanaan Kunjungan Monitoring Pemilos Serentak Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo pada hari Senin (14/10/2024).
Monitoring Pemilos Serentak Tahun 2024 dillaksanakan di sekolah MTSN 1 Kulon Progo, acara dihadiri oleh Pj. Bupati yang di wakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kulon Progo Drs. Jazil Ambar Was'an, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo.
Acara diawali sambutan oleh Kepala sekolah MTSN 1 Kulon Progo, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Pemilos ini merupakan kegiatan rutin yang sudah di laksanakan di MTSN1 Kulon Pogo sesuai dengan surat edaran dari Dinas Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo. Oleh karena itu tahun ini MTSN 1 Kulon Pogo ditunjuk sebagai tuan rumah.
Dalam sambutannya Kepala Sekolah MtsN 1 Wates menegaskan;
"kami melakukan banyak persiapan agar Pemilos dapat berjalan dengan lancar" Ucapnya,
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo. Dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pemilos berdasarkan kepada permendagri nomor 36 tahun 2010 tentang pedoman fasilitasi penyelenggaraan pendidikan politik. Kedua berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo nomor 180/2784 tentang Pemilos serentak tahun 2024.
Tujuan dari penyelenggaraan ini merupakan media edukasi khususnya untuk siswa dan siswi di wilayah Kabupaten Kulon Progo di tingkat SMP dan SMA. Kemudian acara dibuka oleh Asisten Satu Daerah Drs. Jazil Ambar Was'an, sebagai perwakilan Penjabat Bupati Kulon Progo.
Dalam sambutannya Penjabat Bupati menyampaikan bahwa Pemilos merupakan sarana pembelajaran berdemokrasi. "Di tangan generasi yang mengikuti Pemilos saat inilah masa depan bangsa sekitar 30 tahun mendatang masa depan bangsa diserahkan" oleh karena itu memberikan perhatian kepada kelompok pemilih pemula menjadi hal strategis untuk dilakukan. (Irvan)