Berita Terkini

KPU Kabupaten Kulon Progo Hadiri Peluncuran Slogan Budaya Kerja KPU Kabupaten Sleman

Sleman, 24 September 2025 - KPU Kabupaten Kulon Progo hadiri acara Peluncuran Slogan Budaya Kerja KPU Kabupaten Sleman di kantor KPU Kabupaten Kulon Progo. Hadir dalam acara tersebut Ketua KPU DIY, Ketua KPU Kabupaten/Kota se-DIY, Sekretaris KPU DIY, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-DIY, Kabag Rendatin, Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU DIY dan stakeholder terkait. Mengawali acara, Ahmad Baehaqi selaku Ketua KPU Kabupaten Sleman menyampaikan sambutan selamat datang dan ucapan terimakasih kepada para undangan. Selanjutnya Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi berkenan memberikan sambutan. Dalam sambutannya Shidqi menyampaikan selamat kepada KPU Kabupaten Sleman yang akan segera meluncurkan slogan budaya kerja. Bahwa budaya kerja saat ini di lembaga institusi telah diwajibkan atau didorong yang merupakan bagian dari tuntutan reformasi birokrasi. Hal ini bagian dari masing-masing lembaga publik untuk memiliki panduan/acuan baik bagi komisioner dan sekretariat dalam menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan. Budaya kerja ini baru diluncurkan pada saat ini karena merupakan waktu yg tepat yaitu saat kita telah selesai melaksanakan rangkaian tahapan pemilu dan setelah melakukan refleksi serta telah memasuki post election. "Harapannya budaya ini tidak hanya berhenti saat peluncuran namun dalam diinternalisasi. " tambah Shidqi. Memasuki acara inti peluncuran, diawali oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi memaparan filosofi slogan budaya kerja KPU Kabupaten Sleman yang berkarakter lokal. Selanjutnya secara simbolik dengan pemotongan pita slogan budaya kerja oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Huda Al Amna dan lanjut dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi secara resmi KPU Kabupaten Sleman meluncurkan "Handarbeni" menjadi slogan budaya kerja KPU Kabupaten Sleman. Secara filosofi Handarbeni memiliki makna memiliki rasa memiliki sehingga melahirkan komitmen tanggungjawab, amanah dan kepemimpinan, selanjutnya secara akronim terdiri dari kata handal, darma, berintegritas, melayani dan inovatif. -na

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo Ikuti Rapat Koordinasi Kesatkeran KPU DIY

Rabu, 24 September 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo menghadiri Rapat Koordinasi Kesatkeran yang diselenggarakan oleh KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan tersebut berlangsung di KPU Kabupaten Sleman dan diikuti oleh Ketua, Sekretaris, serta Kasubag KPU se-DIY. Rakor Kesatkeran menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan membangun harmoni terkait berbagai hal, mulai dari kegiatan, anggaran, hingga isu-isu strategis yang berkembang di lingkungan KPU se-DIY. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting, antara lain persiapan Bimtek Pergantian Antar Waktu, evaluasi JDIH, progres Coktas PDPB Triwulan III, evaluasi pengisian PEKPPP, E-Lapkin, review SAKIP, rekrutmen PPPK dan PPPK paruh waktu, kenaikan pangkat, serta penegakan disiplin ASN. Selain itu, turut dibahas penyusunan laporan keuangan Semester II, pengelolaan logistik pasca pemilu, dan penyelamatan arsip pemilu. Menutup acara, Sekretaris KPU DIY, Arief Suja’i, menyampaikan pesan bahwa dalam bekerja tidak semata-mata berorientasi pada predikat terbaik. Yang terpenting adalah bekerja dengan baik, rapi, disiplin, dan berkualitas. Jika kemudian meraih predikat terbaik, hal itu hendaknya dipandang sebagai sebuah bonus. -aji

KPU Kabupaten Kulon Progo Ikuti FGD Evaluasi Pemilu 2024 di KPU DIY

Yogyakarta, 23 September 2025 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang hasil kajian teknis Pemilu dan Pemilihan tahun 2024. Acara ini diselenggarakan oleh KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan didukung oleh Lembaga Kajian islam dan Sosial (LKiS) di ruang rapat KPU DIY dan menjadi puncak dari serangkaian diskusi yang telah berlangsung selama satu hingga dua bulan terakhir. FGD bertujuan untuk melakukan evaluasi dan refleksi atas penyelenggaraan pemilu serta mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait aspek teknis kepemiluan. "Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk perbaikan sistem pemilu di masa depan" tutur Ketua KPU DIY dalam sambutannya. Acara dihadiri oleh para penanggap ahli, termasuk perwakilan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, Fisipol UMY, dan Direktur LIDI Indonesia. KPU DIY dan KPU Kabupaten/Kota Se-DIY bekerja sama erat dengan berbagai pihak, seperti Fisipol UGM, UMY, UIN, UAD, serta jaringan demokrasi lainnya. Dalam FGD ini, para peserta mendiskusikan hasil kajian teknis pemilu dan pemilihan 2024 yang dipaparkan oleh KPU DIY dan hasil penelitian, diskusi yang dilakukan oleh Yayasan LKIS. Diskusi juga menyoroti berbagai isu penting, terutama terkait dampak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perubahan undang-undang pemilu, seperti isu presidential threshold dan parliamentary threshold. Penyelenggara menyadari bahwa masih banyak aspek dalam sistem kepemiluan yang memerlukan perbaikan. Hal-hal yang menjadi perhatian antara lain rekrutmen penyelenggara, penataan daerah pemilihan (dapil), proses pencalonan, hingga mekanisme pemungutan suara. Masukan dari para penanggap dan peserta diharapkan dapat melengkapi dan memperkaya hasil kajian yang ada. FGD ini menjadi langkah penting untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi melalui perbaikan sistem pemilu yang lebih baik, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. -Why

KPU Kabupaten Kulon Progo Ikuti Focus Group Disscussion (FGD) Keterbukaan Informasi di Lingkungan KPU

Kulon Progo – KPU Kabupaten Kulon Progo ikuti Focus Group Disscussion (FGD) Keterbukaan Informasi di Lingkungan KPU yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring, pada hari Selasa tanggal 23 September 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah seluruh anggota Tim PPID KPU, baik KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terkait pentingnya keterbukaan informasi bagi penyelenggaran Pemilu dalam hal ini KPU melalui saluran atau sumber informasi yang bertanggung jawab terhadap masuk dan keluarnya informasi yaitu PPID. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU RI Agust Melaz dan dilanjutkan oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI Iffa Rosita yang menyampaikan pentingnya PPID sebagai saluran terpenting bagi semua data yang dibutuhkan. Menurut Iffa, semua data perlu untuk dikelola dengan baik di PPID masing-masing satker. Karena melalui PPID ini akan dihasilkan informasi-informasi yang diperlukan, meliputi informasi berkala, informasi yang tersedia setiap saat dan juga informasi yang dikecualikan. Selanjutnya materi disampaikan oleh narasumber dari KIP, Handoko Agung Saputro Komisioner Komisi Informasi Pusat. Bahwa pentingnya keterbukaan Informasi, sejalan dengan komitmen KPU untuk senantiasa terbuka, inklusif dalam tata kelola informasi, untuk pelayanan informasi yang lebih luas serta tidak membatasi akses masyarakat terhadap penyediaan informasi bagi publik. Hingga akhir acara forum diskusi berjalan aktif, peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan terkait pembahasan materi. Harapan dari hasil FGD ini pemahaman dalam mengelola informasi publik semakin luas dan lengkap. -Saf

KPU Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pembukaan E-Pemilos Serentak Tahun 2025

Kulon Progo – 23 September 2025. KPU Kabupaten Kulon Progo menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pembukaan Pemilihan Ketua OSIS Online (e-Pemilos) Serentak Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula, khususnya di kalangan pelajar. Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Kantor Kementerian Agama, dan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo dengan agenda pembahasan teknis pelaksanaan dan rundown Pembukaan e-Pemilos serentak. Kegiatan ini direncanakan akan melibatkan ratusan sekolah di wilayah Kulon Progo, dengan jadwal pelaksanaan e-Pemilos yang ditargetkan berlangsung serentak pada tanggal 14 Oktober 2025. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Kulon Progo berharap dapat mendorong terciptanya generasi muda yang sadar demokrasi, partisipatif, dan memiliki semangat kepemimpinan sejak dini. -Nad

Perkuat Kinerja, KPU Kulon Progo Gelar Rapat Evaluasi Mingguan

Wates, 22 September 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Mingguan di Pendopo KPU Kulon Progo pada Senin (22/9). Rapat dipimpin oleh Sekretaris KPU Kulon Progo, Widi Purnama, dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, pengelola keuangan, pejabat pengadaan, serta staf Subbagian Rendatin. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen KPU Kulon Progo dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Dalam forum tersebut, berbagai capaian kerja selama sepekan terakhir dievaluasi, sekaligus disusun langkah strategis untuk agenda ke depan. Beberapa topik utama yang dibahas meliputi: 1. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) secara mandiri dengan batas waktu pengisian pada 22 September 2025. 2. Agenda Rapat Pleno Rutin Mingguan pada 23 September 2025. 3. Agenda Rapat Koordinasi Persiapan Launching Pemilos Serentak Tahun 2025 pada 23 September 2025. Melalui rapat evaluasi mingguan ini, KPU Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program kerja terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan sejalan dengan visi lembaga dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel. -ANW