Berita Terkini

Rapat Kesatkeran Kpu Kulon Progo Dalam Upaya Menyikapi Penyebaran Pandemi Covid 19

Sedih dan memilukan adalah bebrap diantara ungkapan terhadap polemik penyebaran Pandemi Covid 19 yang belakangan hari ini menunjukan trend yang mengkhawatirkan pada sejumlah daerah di DIY, termasuk didalamnya adalah Kulon Progo. Pada Selasa (29/06) Kesekrtariatan KPU Kulon Progo menggelar Rapat guna pembahasan tindak lanjut upaya dalam meminimalisir penyebaran Covid 19. Pada kesempatan itu juga tetap diberlakukan tentang mekanisme WFH 50% bagi semua SDM di lingkungan Sekretariat KPU Kulon Progo, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut akan Pandemi Covid 2019 belakangan ini. Selain itu, pada forum tersebut semua peserta juga mengikrarkan Pakta Integritas, hal ini menurut Widi Purnama selaku Sekretaris KPU Kulon Progo adalah sebagai bentuk konsistensi semua SDM di Lingkungan Sekretariat untuk tetap patuh sesuai track terhadap berbagai Norma yang berlaku di masa Pandemi ini. Tambahnya “Meskipun Pandemi belum usai, semangat kita sebagai ASN untuk tetap patuh terhadap segala Peraturan yang ada tetap terus dikedepankan”.

Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II tahun 2021

KPU Kabupaten Kulon Progo dalam upayanya menjamin hak pilih warga Kulon Progo, Selasa (22/06) mengadakan Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan dengan semua stake holder terkait. Pada bulan Juni ini, rekapitulasi Daftar pemilih berkelanjutan juga memasuki Triwulan II tahun 2021. Rapat yang diadakan di Ruang Pintar Pemilu, dihadiri oleh masing perwakilan diantarannya Bawaskab Kulon Progo, Kodim 073 Kulon Progo, Polres Kulon Progo, Balai Dikmen, Dukcapil Kulon Progo, Badan Kesbangpol Kulon Progo. Poin penting dalam pembahasan pada pertemuan itu adalah koordinasi dari semua stake holder terkait dengan informasi perubahan data pemilih sehingga KPU dapat menvalidasi perubahan tersebut secara berkelanjutan. Pada kesempatan itu KPU Kulon progo juga memberikan informasi mengenai hasil validasi atas perubahan informasi data pemilih yang sebelumnya disampaikan oleh semua stke holder.