Berita Terkini

KPU Kabupaten Kulon Progo Komitmen Ciptakan Ruang Partisipasi Yang Inklusif bagi Masyarakat Sipil

Wates, 12 Februari 2025 KPU Kabupaten Kulon Progo menerima kunjungan Joint Monitoring Visit dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), The Asia Foundation (TAF) dan BAPPENAS di Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan monitoring evaluasi yang dilakukan pasca Perjanjian Kerjasama yang dilakukan KPU Kabupaten Kulon Progo dengan Yayasan LKiS dengan program Pelaksanaan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Pengorganisasian Kaum Minoritas dan Kelompok Lintas Isu dalam rangka Ketahanan Demokrasi serta penyelenggaraan layanan koordinasi terkait aksesibilitas dan keterbukaan informasi dalam proses Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo demi terciptanya Pilkada Kulon Progo yang Inklusif.  Hal ini merupakan agenda turunan dalam pelaksanaan program Democratic Resilience (DemRes) dalam rangka memperjuangkan Ruang Sipil untuk Ketahanan Demokratis. Program yang ditujukan untuk merespon dinamika politik di tingkat lokal dan nasional dan mendukung pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 yang inkusif dan berintegritas.  Tri Noviana sebagai Pimpinan Program DemRes dari LKiS telah mengidentifikasi lima isu kunci yang menjadi area intervensi untuk mencegah kerentanan demokrasi: pemilu yang adil, pencegahan dan penanggulangan misinformasi dan disinformasi dan politik identitas, kebebasan berekspresi, dan partisipasi kelompok rentan dalam proses pemilu. Dari kelima isu tersebut, masyarakat sipil terbukti mampu menunjukkan daya tahan dalam membendung ancaman di beberapa isu, namun gagal menghalau ancaman yang memperburuk kualitas demokrasi pada isu lainnya.  “Pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak yang berlangsung pada Februari dan November 2024, program DemRes juga mencatat sejumlah capaian positif, terutama dalam membuka ruang partisipasi bagi masyarakat sipil, termasuk kelompok rentan seperti kelompok disabilitas, untuk terlibat dalam pesta demokrasi tersebut. Ruang partisipasi ini tidak hanya terbatas pada proses pemilihan kepala daerah, tetapi juga mencakup peluang bagi masyarakat sipil untuk menyuarakan aspirasi mereka dalam memperbaiki layanan publik di tingkat lokal, yang nantinya dapat diakomodasi dalam agenda kerja kepala daerah terpilih”. Imbuhnya. Budi Priyana selaku Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo mengapresiasi Program ini. Selain menciptakan ruang partisipasi yang inklusif bagi masyarakat sipil, kerja sama ini bertujuan untuk memastikan penyampaian aspirasi dan advokasi dalam rangka mewujudkan pemilu yang inklusif dan demokratis. Cita-cita ini bisa terwujud jika ada kolaborasi yang apik antar lintas sektor. Hadir dalam acara ini Bapak Mochamad Mustafa; Direktur Program Democracy and Governance dari The Asia Foundation, Ms. Emma Blanch selaku First Secretary, Justice and Democratic Governance. dari Kementerian Luar Negeri Australia (DFAT), Ibu Nuzula Anggeraini Direktur Politik dan Komunikasi  Bappenas, Yayasan LKiS, Komisioner KPU Kulon Progo dan Jajaran Sekretariat KPU Kulon Progo.  -IZUR

Apel Rutin Senin Pagi - Memahami Pemilih Berkelanjutan

APEL PAGI, SENIN 10 FEBRUARI 2025 Pemimpin Apel : Ria Harlinawati Senin, 10 Februari 2025 KPU Kabupaten Kulon Progo kembali melaksanakan apel rutin Senin pagi yang dilaksanakan di halaman kantor KPU Kabupaten Kulon Progo yang diikuti oleh Komisioner, Pejabat Struktural, Staf/Pelaksana dan PPNPN di lingkungan KPU Kabupaten Kulon Progo. Pembina apel pada kesempatan kali ini adalah Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Ria Harlinawati. Dalam amanatnya, Ria menyampaikan terkait dengan agenda KPU Kabupaten Kulon Progo yang saat ini ritme kerjanya tidak sepadat seperti saat tahapan Pemilu maupun Pemilihan berlangsung. “Sebagai penyelenggara mesti memahami bahwa proses pemilu atau pemilihan merupakan siklus yang tidak terputus dimana ada tahapan pemilu, pasca pemilu dan juga pra pemilu,” tegas Ria Harlinawati.  Untuk kegiatan pada pasca pemilu, KPU Kabupaten Kulon Progo akan melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sehingga saat pemilu Data Pemilih diharapkan lebih akurat. Selain itu, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat KPU Kabupaten Kulon Progo akan melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan pemilih sehingga harapannya tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat tetapi juga masyarakat mulai berminat untuk menjadi penyelenggara Pemilu. Selain itu pendidikan pemilih juga diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan kepemiluan kepada pemilih yg bisa jadi menjadi yang dipilih (peserta pemilu). Hal tersebut adalah poin-poin penting yang disampaikan oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi  KPU Kabupaten Kulon Progo dalam agenda apel Senin pagi kali ini. -Irv