Berita Terkini

Audiensi KPU DIY ke Kelurahan Hargowilis, Kokap, Kulon Progo

Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) merupakan program peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pemilihan yang dicanangkan oleh KPU RI. Dalam rangka pelaksanaan Program DP3, sebagai pilot project KPU DIY, mengambil 2 Kelurahan sebagai locus kegiatan , yakni satu kelurahan pada Kota Yogyakarta dan di Kulon Progo terpilih  satu Kelurahan di Hargowilis, Kokap. Pada Kamis 09/09 KPU DIY menggandeng KPU Kabupaten Kulon Progo untuk melakukan audiensi dengan Lurah Desa Hargowilis, Kokap.   Pada Audiensi tersebut Ahmad Sidqi selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Hubungan Masyarakat  KPU DIY, menjelaskan  kepada Lurah Hargowilis bahwa untuk Kelurahan Hargowilis dipilih menjadi lokus DP3 . Dalam kesempatan itu, Ahmad Sidqi juga menjelaskan bahwa kegiatan pembentukan DP3 akan dilaksanakan bulan Oktober. "DP3 merupakan program nasional, program ini akan merekrut 25 orang yang akan dilatih menjadi agen demokrasi yang berasal dari berbagai kalangan, yang mempunyai semangat kerelawanan tinggi, serta mampu bersinergi dengan kelurahan dan warga masyarakat”. Adapun untuk pembekalannya menurutnya, 25 orang peserta tersebut akan mendapatkan pelatihan. Langkah awal sebelum pelatihan diberikan, KPU Kabupaten Kulon Progo akan mengajukan kerjasama yg dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama.   Sigit Purwadi selaku salah satu Kabag di lingkungan KPU DIY menambahkan, bahwa pertemuan tersebut merupakan koordinasi awal, dan akan ada kegiatan lain sebelum Pelatihan untuk calon kader DP3 dilakukan. Lurah Hargowilis menyambut baik atas dipilihnya Desa Hargowilis sebagai penerima program DP3. "Semoga bermanfaat bagi warga masyarakat Hargowilis" Tambahnya. (Saptati)

Kunker Sekjen KPU RI Ke Ambon, Bahas Persiapan Menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024

Jelang tahapan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara massif melakukan persiapan untuk tahapan penyelenggaraan termasuk menginventarisir masalah dari tingkat Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota. Berkaitan dengan kondisi ini, Sekretaris Jenderal KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno didampingi  Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi KPU RI Suryadi melaksanakan kunjungan kerja di KPU Provinsi Maluku guna menampung masukan terkait hal-hal strategis dan dukungan lainnya dari jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota di lingkungan provinsi Maluku, Senin (30/8). “Kami akan menampung masukan dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, kemudian akan mendiskusikan hasil-hasil dari forum ini agar bisa bermanfaat bagi KPU RI untuk mengambil kebijakan yang bisa menyentuh ke tingkat paling bawah”. Tutur Bernad. Bernad menegaskan jajaran KPU dari tingkat Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota se-Indonesia sedang mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 sesuai aturan perundang-undangan. “Seluruh jajaran KPU dari Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota kini sedang mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024, karena prinsipnya sampai saat ini Undang-undang tidak direvisi sehingga proses berjalan sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 dan UU 10 Tahun 2016.” Jelas Bernad. Sementara itu KPU RI telah mempersiapkan Jadwal dan Tahapan yang  akan dibawa  dalam forum bersama DPR dan Pemerintah untuk mendengarkan masukan. “Jadwal dan tahapan telah disiapkan oleh KPU RI, kemudian akan dibawa pada rapat bersama komisi II dan Pemerintah , serta penyelenggara pemilu untuk menetapkan rancangan jadwal tahapan” terang Bernad. Persiapan pada ranah kesekretariatan dalam rangka mendukung,  memfasilitasi dan melayani keberlangsungan Pemilu 2024 mendatang KPU telah mempersiapkan anggaran perencanaan bottom up dari tingkat Kab/Kota untuk anggaran penyelenggaraan pemilu dengan skenario 2022-2024. Oleh karena itu Bernad meminta KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyusun anggaran sesuai dengan kebutuhan secara proporsional, sehingga menjadi bahan yg kuat untuk diargumentasikan ke Pemerinah dan legislatif. Bernad menjelaskan angaran KPU untuk 548 satker Provinsi dan Kabupaten/Kota mengalami beberapa perubahan dari struktur anggaran, ini merupakan penyesuaian terhadap kebutuhan KPU di tahun 2024. Selain itu aspek lain dalam persiapan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 yang telah berjalan adalah sumber daya manusia (SDM) , dalam hal ini kepegawaian dan penataan organisasi di tubuh kesekretariatan. Bernad menjelaskan sejak awal tahun 2021 kepegawaian telah dirancang menjadi organik KPU, sehingga ada pilihan untuk dipekerjakan di KPU atau kembali ke instansi awal. “Telah kita siapkan mekanisme ujian alih status yang menekankan kepada tes integritas, masa kerja di KPU dengan penilaian yang baik, serta tidak pernah terlibat kasus hukum, indisipliner dan etika. Kriteria tersebut sudah layak alih status,” terang Bernad. Pada kesempatan tersebut, ada beberapa KPU Kabupaten/Kota yang menyampaikan masukkan juga permintaan terkait sarana dan prasarana. Bernad merespon langsung hal tersebut dan menjamin akan ditindaklanjuti secepatnya secara berjenjang melalui Provinsi. Turut hadir dalam kegiatan  ini Ketua , Anggota dan Sekretaris KPU Provinsi Maluku, serta Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota di lingkungan Provinsi Maluku. (humas kpu ri hilvan/foto: hilvan/ed diR)   Repost from : https://www.kpu.go.id/berita/baca/9884/tampung-masukan-dari-bawah-untuk-sukseskan-tahapan-pemilu-dan-pemilihan-2024?fbclid=IwAR28XpDcqitDdpkYCDpusS38mwIvdjkOQj74CiSQs1w7uqTXboI5xUVL0FU

KPU Kabupaten Kulon Progo Melakukan Pemutahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Bulan Agustus 2021

KPU Kabupaten Kulon Progo melakukan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk bulan Agustus 2021, yang dipimpin oleh Ketua dan dihadiri oleh Anggota KPU Kab. Kulon Progo, Sekretaris, para Kepala Sub Bagian dan Staf Pelaksana di lingkungan Sekretariat KPU Kab. Kulon Progo yang dilaksanakan secara Daring. Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk Kabupaten Kulon Progo sebanyak 332.295 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 161.320 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 170.975 pemilih, tersebar di 12 Kapanewon. Pemutakhiran data pemilih ini berdasarkan hasil olah data dan masukan dari Dukcapil Kabupaten Kulon Progo, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo, Kantor Kemenag Agama Kabupaten Kulon Progo, kapanewon dan kalurahan se-Kulon Progo, serta masyarakat umum demikian disampaikan oleh Yayan Mulyana Kadiv. Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Kulon Progo. Perubahan data terletak pada penambahan potensi pemilih baru 24, pemilih meninggal 1.351, dan pemilih pindah keluar Kabupaten Kulon Progo sebanyak 1.195. Jumlah ini terjadi pengurangan apabila disandingkan dengan DPT Pemilu 2019 dengan jumlah pemilih 334.893. Kegiatan ini dilakukan setiap akhir bulannya untuk memperoleh data pemilih yang tepat dan akurat dalam rangka menyiapkan data pemilih pada pemilu 2024. Adapun untuk link downlod BA dan Rekap DPB Bulan Agustus 2021 klik disini

Pengelolaan Dokumen, dibahas dalam Rapat Pleno KPU Kabupaten Kulon Progo

Pada tanggal 24 Agustus 2021 KPU Kabupaten Kulon Progo mengadakan Pleno Rutin dengan pembahasan Pengelolaan Dokumen Substantif Musnah sesuai Peraturan KPU nomor 17 Tahun 2016. Melalui aplikasi Zoom meeting rapat pleno diikuti semua komisioner dan jajaran sekretariat KPU Kabupaten kulon Progo. Rapat dipimpin oleh Ibah Muthiah selaku Ketua, yang memberikan pengarahan tentang beberapa pilihan strategi pengumpulan dokumen. Tri Mulatsih selaku Ketua Divisi Teknis menjelaskan bahwa Pengelolaan Dokumen Substantif sesuai Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2016 terdiri dari Dokumen musnah dan Dokumen permanen. Lebih jauh dalam upaya mengumpulkan dokumen, Aji selaku Subbag KUL mengusulkan, "Untuk saat ini arsip dikumpulkan dulu di masing-masing Subbag Pengampu karena penyimpanan arsip yang biasa kita lakukan adalah pada akhir tahun. Nanti pada akhir tahun akan di arsipkan dengan cara menyerahkan ke bagian KUL". "Nanti ketika mengumpulkan dokumen akan dilampiri berita acara serah terima dokumen arsip" Tambahnya. (Sutarto)

PEMBUKAAN TOT PEMILOS DARING SERENTAK  2021 BERLANGSUNG MERIAH

Diikuti oleh 134 peserta, TOT Pemilos hari pertama berlangsung meriah. Ruang zoom yang bisa menampung 100 ditambahkan YouTube KPU Kabupaten Kulon Progo, karena jumlah peserta melampaui jumlah peserta dalam zoom. ToT Pemilos, hari pertama dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, kepala Dinas KOMINFO, tiga OPD pendidikan pengampu dan seluruh PPO dan Guru pendamping dari 38 Sekolah, serta KPPS.  Dalam sambutannya, ketua KPU Ibah Muthiah menyampaikan bahwa, Pemilos 2021 menjadi Pemilos dengan  perbaikan dari Pemilos tahun sebelumnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas KOMINFO, Rudiyatno bahwa perbaikan dan inovasi dalam aplikasi Pemilos dilakukan untuk menfasilitasi pelaksanaan pemilos dan pendidikan Pemilih Pemula. Lebih jauh Rudiyatno menyampaikan bahwa saat ini, inovasi Pemilos daring akan direplikasi oleh Kabupaten Bantul.   Bagi KPU Kabupaten Kulon Progo, Pemilos atau Pemilihan OSIS, adalah strategi pendidikan pemilih untuk pemilih pemula. Pemilos memberikan Pendidikan Demokrasi dan Kepemiluan sejak dini kepada masyarakat.  Pada masa pandemi, KPU Kabupaten Kulon Progo, bersama dengan Dinas KOMINFO Kab. Kulon Progo, melakukan inovasi menyelenggarakan Pemilos serentak secara daring.  Serentak, dimaknai sebagai diikuti oleh seluruh siswa mulai dari SMP sampai SMA/SMK dan madrasah. Secara khusus sebagai upaya adaptasi dalam masa pandemi, Pemilos dilakukan secara daring, dengan menggunakan aplikasi Pemilos. Aplikasi Pemilos memiliki beberapa fitur. Fitur pertama adalah fitur untuk PPO. Fitur ini dioperasikan oleh PPO atau Panitia Pemilihan OSIS, yang terdiri dari aplikasi untuk input data pemilih, input peserta Pemilos, aplikasi Kampanye dan aplikasi Pemungutan Suara.  Fitur lainnya adalah fitur untuk pemilih. Melalui fitur ini pemilih harus mendaftarkan akunnya, bisa melihat fitur Kampanye, Dan bisa menggunakan fitur Pemungutan yang nantinya diaktifkan pada jadwal Pemungutan yang sudah ditentukan.

KPU Kabupaten Kulon Progo ikuti Upacara Kemerdekaan RI bersama dengan KPU DIY

Merdeka kaitannya dengan lepasnya belenggu penjajahan di tanah air kita, karena itulah kita peringatan kemerdekaan selalu kita lakukan setiap tanggal 17 Agustus.. Pada era pandemi ini, KPU DIY tidak menyelenggarakan upacara HUT RI seperti tahun-tahun sebelumm pandemi, KPU DIY mengundang KPU Kab/kota untuk ikut menyaksikan jalannya Upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara media zoom meeting. Meskipun melalui zoom meeting, tidak mengurangi kehidmatan peserta dalam mengikuti jalannya upacara. Pada kesempatan ini, selain mengikuti jalannya upacara HUT RI di Istana Negara juga disampaikan Refleksi Kemerdekaan oleh Wawan Budhianto, Anggota KPU DIY. Diakhir perjumpaan juga disampaikan beberapa penghargaan untuk instansi seperti website terbaik, penyampaian laporan tercepat dan terbaik, hingga sampai pada pengharagaan SDM terbaik di wilayah KPU se DIY (Pras)