Berita Terkini

LAUNCHING PEMILOS SERENTAK DARING TAHUN 2021 DI KABUPATEN KULON PROGO

Bertempat di Command Room Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, (01/10) telah  dilaksanakan Launching Pemilos Serentak Daring Tahun 2021. Kegiatan ini dihadiri secara Luring oleh Ketua, Ka. Div. Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM, serta Sekretaris KPU DIY, Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo serta instansi/OPD terkait. Pelaksanaan launching juga diikuti secara daring oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU RI, Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA)  dan Madrasah Tsanawiayah (MTS) se Kabupaten Kulon Progo melalui zoom meeting dan youtube KPU Kabupaten Kulon Progo serta youtube Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Pada kesempatan tersebut, Hamdan Kurniawan salaku Ketua KPU DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan pemilih pemula melalui Pemilos bisa meningkatkan pemahaman tentang demokrasi. “Pemilos dilakukan dengan tetap menggunakan asas transparansi,  akuntabilitas. Penggunaan  perangkat online juga upaya inovasi penting karena saat ini adalah era digital. Disamping itu, sebagai sarana adaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemic, Pemungutan secara on line menjadi metode yang tepat untuk penghentian penyebaran Covid 19” Ketua KPU DIY berharap,  semua yang mempunyai hak pilih dapat berpartisipasi baik sebagai penyelenggara, Pemilih ataupun kandidat ketua OSIS, dengan pengalaman tersebut di Kulon Progo akan lahir anak-anak muda, benih-benih masa depan yang memiliki pemahaman dan kemampuan  berdemokrasi melalui pemilos serentak. Hamdan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo atas kerjasamanya sehingga terlaksana Pemilos Serentak Daring Tahun 2021 di Kabupaten Kulon Progo. Bupati Kulon Progo dalam sambutannya menyampaikan selaku pimpinan di Pemerintah Kabupaten, mengapresiasi setinggi-tingginya, bahwa  tahun ini bisa dilaksanakan kembali Pemilos., pada kesempatan itu, Bupati mengajak siswa/siswa melaksanakan Pemilos sesuai dengan asas LUBER – JURDIL, sebagai sarana mengimplementasikan demokrasi dari siswa, oleh siswa dan untuk siswa. “Bagi Penyelenggara Pemilihan OSIS (PPO), dengan melaksanakan ketugasan dengan baik, akan menjadi pembelajaran dan pengalaman jika menjadi penyelenggara Pemilu/Pemilihan yang sesungguhnya. Sebagai pemilih  jadilah pemilih yang cerdas, pilihlah sesuai dengan hati nurani, pilihlah pimpinan OSIS yang mempunyai misi/visi yang baik, melihat dari kualitas kandidat” Kata Bupati Kabupaten Kulon Progo. Dalam sambutannya¸ Ketua Divisi  Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan  Partisipasi KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi  mengapresiasi pelaksanaan Pemilos Serentak Daring di Kabupaten Kulon Progo. “Upaya Pendidikan Pemilih yang dilakukan oleh KPU Kabupaten KUlon Progo, patut diapresiasi, mengingat jumlah Pemilih Pemula dalam Pemilu 2019 sangat besar. Yaitu mencapai 4% lebih. Pemilos adalah implementasi konstitusi kita, dalam praktek pemilihan di sekolah diharapkan dapat berjalan dengan jujur, adil dan bermartabat dengan partisipasi tinggi. Siswa adalah penerima tongkat estafet, pemimpin di sekolah ataupun masyarakat serta menjadi penyelenggara, peserta dan juga pemilih. Dengan meletakkan dasar-dasar demokrasi sejak dini, spirit ini bisa diteruskan dan menjadikan Indonesia Demokratis” “Saya memiliki harapan besar kepada KPU DIY dan KPU Kabupaten Kulon Progo bisa terus menyempurnakan pemilihan on line. Semangat penyempurnaan metode dan tehnologi, mudah-mudahan metode ini bisa ditingkatkan, semakin memudahkan, akuntable dan memberikan kepercayaan” Pada saat  launching juga dilakukan pemberian apresiasi kepada Sekolah-sekolah yang memiliki partisipasi tinggi dalam Pemilos Serentak Daring Tahun 2020, serta dilanjutkan dengan acara KPU – Bupati menyapa, ada lima sekolah yang disapa terkait dengan kesiapan dan kendala-kendala yang dihadapi pelaksanaan Pemilos. (Wulan S)  

Rapat Pleno Rutin KPU Kabupaten Kulon Progo, sepakati pembahasan internal RAB Pilkada 2024

KPU Kab. Kulon Progo melakukan pleno rutin mingguan (21/09). Pleno dibuka oleh Ibah Muthiah selaku Ketua KPU Kab. Kulon Progo.  Dalam pengarahnya, Ibah meminta agar semua  tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik dan benar dimanapun berada. Pleno dilanjutkan dengan pembacaan hasil pleno minggu lalu oleh Widi Purnama selaku Sekretaris KPU Kabupaten Kulon Progo, tentang SOP BPP Adhoc dan SOP Laporan Kinerja. Terkait dengan pembahasan Rencana Anggaran Belanja ( RAB ) Pilkada serentak 2024, akan dibahas sesuai Divisi masing-masing, disesuaikan dengan Tahapan pemilihan. Yayan Mulyana, selaku   Kadiv. Perencanaan, Data dan Informasi, yang memimpin pembahasan tentang RAB Pemilihan 2024 menawarkan agar setiap Ketua Divisi melakukan pembuatan RAB dengan melihat RAB Pemilihan yang ada di Kabupaten yang melakukan pemilihan di tahun 2020."Kemungkinan kalau rencana Tahapan Pemilihan sebagaimana disampaikan oleh KPU RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, maka kemungkinan akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten, pada tahun 2022". (Yayan)

PROGRAM DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN (DP3) MENJADI UPAYA LITERASI KEPEMILUAN BAGI WARGA DESA

Bertempat di kantor Bupati Kulon Progo, KPU Kabupaten Kulon Progo menyaksikan Audiensi sekaligus penandatanganan Nota kesefahaman tentang implementasi program Desa Peduli Pemilu dan  Pemilihan (DP3). Kegiatan yang dilaksanakan Senin (20/09 dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Asisten Sekretaris Daerah, Bagian Pemerintahan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala bagian Hukum dan Panewu Kapanewon Kokap. Acara dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ambar Jazili, yang menyampaikan tentang partisipasi masyarakat yang cukup tinggi di Kulon Progo. Lebih lanjut ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menyampaikan bahwa, disamping berupaya meningkatkan atau mempertahankan angka partisipasi, program DP3 diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas partisipasi. "Warga Desa bukan hanya berpeartisipasi untuk memilih, tetapi juga berpeartisipasi dalam setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan". "Dengan literasi kepemiluan yang lebih baik, warga bisa berpartisipasi melawan hoax yang sangat mungkin memecah bangsa" Lanjutnya. Bupati Kulon Progo, H. Sitejo mendukung kegiatan DP3 dan menyampaikan terimakasih, bahwa salah satu Kelurahan di Kulon Progo dipilih sebagai locus kegiatan. "Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyambut baik program ini, karena akan membantu pendidikan politik masyarakat". Lebih lanjut Sutejo manyampaikan program DP3 akan menjadi salah satu sarana, untuk menjalankan demokrasi. (Ida)

BAHAS PROGRESS PEMILOS, KPU KULON PROGO ADAKAN RAPAT INTERNAL

Jelang perhelatan Pemilos Daring Serentak Tahun 2021 Kulon Progo, Senin 13/09 KPU Kabupaten Kulon Progo melalui zoom adakan pembahasan progress Pemilos tersebut. Rapat yang berlangsung melalui zoom dihadiri semua Komisioner, Sekretaris lengkap beserta jajarannya. Pada kesempatan itu, Ibah Mutiah selaku Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo dalam pembukaannya mengingatkan semua, bahwa dalam bulan ini hendaknya KPU Kabupaten Kulon Progo tetap selalu fokus demi terselenggaranya Pemilos 2021. Seperti diketahui, menjelang Pemilos dilaksanakan, KPU Kabupaten Kulon Progo juga akan menfasilitasi program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang merupakan program pilot project dari KPU RI. “Bulan September ini, meskipun di masa Pandemi dan terbatasnya tatap muka, tentunya tidak mengurangi langkah semangat kita untuk mensukseskan dua kegiatan tersebut”, terangnya dalam sambutannya.   Hidayatut Thoyyibah sebagai ketua divisi Parmas KPU Kabupaten Kulon Progo juga memaparkan data yang menjadi  dasar progres Pemilos 2021, dalam pemaparannya ia akan senantisa dan terus mendorong untuk beberapa sekolah yang dinilai lamban dalam melakukan input data pemilih untuk menjamin dan melindungi hak pilih dalam Pemungutan Pemilos dengan mengadakan supervisi dan monitoring terhadap sekolah-sekolah tersebut.   Widi Purnama selaku sekretaris KPU Kabupaten Kulon Progo, menyampaikan perlunya rapat koordinasi yang melibatkan stake holder terkait, perihal teknis pelaksnaan Launching Pemilos Daring Serentak Tahun 2021.   #PemilosDaringKulonprogo #PemilosKPUKabKP  

KPU dan Dinas KOMINFO Kab. Kulon Progo lakukan Pembekalan Pemilos di SMAN 1 Girimulyo

Menjelang pelaksanaan Pemilihan OSIS (Pemilos) daring serentak 2021, siswa-siswi  SMAN 1 Girimulyo didampingi Guru Pendamping OSIS mendapatkan pelatihan yang  diberikan oleh KPU  Kab. Kulon Progo dan Dinas Kominfo.  "Sebagai miniature Pemilu dan Pemilihan, Pemilos adalah sarana pembelajaran Demokrasi sekaligus prototype penyelenggaraan Pemilu".  Tutur Hidayatut Thoyyibah, komisioner KPU Kabupaten Kulon Progo. Hidayatut juga menambahkan, bahwa dalam penyelenggaraan Pemilos, siswa dikenalkan sekaligus mempraktekkan peran sebagai komponen dalam penyelenggaraan Pemilu, menerapkan dalam praktek  prinsip dan asas Pemilu, serta menjalankan jadwal  dan  tahapan Pemilos sebagaimana dalam Pemilu. Tambahnya, "Bedanya, Pemilu dilaksanakan secara langsung dengan mencoblos di TPS-TPS yang disediakan, karena beradaptasi dengan situasi pandemi, pemungutan suara Pemilos dilakukan melalui media elektronik, dengan gawai masing-masing di manapun berada". Hengki dan Eko dari Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo menjelaskan aplikasi Pemilos yang menjadi tanggungjawab Panitia Pemilihan OSIS, sebagai sarana untuk melakukan pemutahiran data pemilih, menyediakan data Kandidat, sebagai ruang berkampanye, Pemungutan,  dan Penghitungan suara.  Selain itu, disediakan juga aplikasi jendelaKu, yang menjadi ruang verifikasi akun pemilih, yang mengubah Daftar Pemilih Sementara (DPS) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), melihat data Kandidat, dan sarana Pemungutan Suara pada waktu yang sudah ditetapkan. Pelatihan yang bertempat di ruang Perpustakaan SMAN 1 Girimulyo pada Jumat 10/09, dibuka oleh Agus Iswanto selaku Kepala Sekolah yang menekankan pentingnya Pemilos sebagai sarana rotasi kepemimpinan dalam OSIS. Menanggapi pertanyaan peserta pelatihan tentang apa fungsi Pengawas Pemilos, Hidayatut menjawab, bahwa Panwaslos selain mengawasi kinerja PPO dan jajarannya dalam menjalankan tahapan, serta kepatuhan terhadap ketentuan penyelenggaraannya, juga bertugas mengawasi kandidat agar melaksanakan ketentuan sebagai peserta pemilos. "Jika ada kandidat yang mengintimidasi pemilih, agar memilih dirinya, Panwaslos harus mencatatnya sebagai bentuk pelanggaran Pemilos agar ditindaklanjuti oleh PPO dan jajarannya" paparnya menjelaskan contoh tugas Panwaslos. Pelatihan yang diawali pukul 13.30 diakhiri  dengan membuat beberapa agenda tindaklanjut bagi PPO untuk segera mengupload data pemilih dalam aplikasi Pemilos. (Pras)