Berita Terkini

Pilkada Kulon Progo Tolak Politik Identitas

Sebagai fungsi kelembagaan yang di emban oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat (19/07) mengadakan kegiatan sosialisasi dengan tema "Pentingnya Kerukunan Umat Beragama untuk Suksesnya Pilkada tahun 2024". Acara ini diselenggarakan di Ruang Rapat Bale Agung Komplek Pemda Kulon Progo. Pada forum tersebut, dihadiri oleh Ketua FKUB Kabupaten Kulon Progo Drs. Surahmanto, Dosen Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Gatot Sugiharto, S.H. M.H, dan dari KPU Kabupaten Kulon Progo diwakili oleh Aris Zurkhasanah selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat, dan SDM. Materi diawali oleh Dr. Gatot yang menyampaikan perbedaan hendaknya jangan dijadikan pelemah persatuan bangsa. Senada dengan itu, Izur dalam paparannya juga menyampaikan rasa kepekaan dan kecintaan terhadap Bangsa Indonesia, dalam Pilkada menjadikan momentum untuk menentukan arah nasib bangsa, salah satunya dengan turut menyukseskan demokrasi elektoral Pilkada. "Tidak hanya datang di TPS di hari H pada tanggal 27 November 2024, akan tetapi warga dapat berkontribusi menjadi Volunteer Relawan Demokrasi yang akan di rekrut pada Bulan September 2024 ini" tegasnya. Terkait Politik Identitas yang biasanya muncul pada saat kampanye, Izur mengajak agar dari forum ini nanti bisa menjadi agent of change yang bisa memengaruhi khalayak secara umum. "Mari kita berkontribusi dengan turut mengkampanyekan hal-hal baik, melalui konten Media Sosial yang berisi ajakan sukseskan Pilkada tanpa ujaran SARA". Sementara itu pemateri dari Ketua FKUB Kulon Progo, menekankan bahwa embrio isu politik identitas dalam pemilu maupun pilkada harus dengan cepat dan sigap diselesaikan, jangan sampai isu tersebut berkembang sampai menimbulkan perpecahan, terutama dalam masa-masa tahapan pilkada. "mari jadikan kontestasi dalam Pilkada Kulon Progo ini sejuk dan damai dan senantiasa terhindar dari isu politik identitas, dan ajak semua warga untuk mengawal jalannya proses Pilkada ini sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan oleh Undang-undang". ujarnya dalam penutupan diskusi tersebut. Adapun Peserta Sosialisasi ini adalah Perwakilan Tokoh Agama, Forum Pemuda Lintas Agama dan Ikatan Mahasiswa Kulon Progo yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi. -Pras

Pengenalan Demokrasi dan Pemilu dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Sentolo

Sentolo – 19 Juli 2024 bertempat di SMA Negeri 1 Sentolo, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kulon Progo, Hidayatut Thoyyibah menjadi narasumber dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini sekaligus pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Sesuai namanya, projek ini bertujuan mewujudkan profil karakter Pelajar Pancasila yang mengajarkan siswa untuk memiliki sikap berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila. Peserta sosialisasi adalah seluruh siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Sentolo. Hidayatut Thoyyibah atau yang lebih akrab dipanggil Bu Ida menjadi narasumber pertama. Dalam materinya, Bu Ida memaparkan tentang pentingnya demokrasi di dalam suatu negara. Menjelaskan tentang pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) yang dilakukan bebrapa waktu yang lalu. “Pelaksanaan Pemilos adalah miniatur Pemilu sebenarnya, komponen dalam Pemilos adalah peserta yaitu calon yang akan menjadi ketua OSIS, pemilih yaitu yang menggunakan hak pilihnya untuk memilih Ketua OSIS, dan penyelenggara yaitu Panitia Pemilihan Ketua OSIS (PPO)” Selain menjelaskan tentang demokrasi dan Pemilos, Bu Ida juga menjelaskan tentang Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024 dimana sudah memasuki pemutakhiran data pemilih dan yang akan datang adalah pendaftaran pencalonan Bupati dan Wakil Bupati. Sebelum acara selesai, Bu Ida menjawab pertanyaan dari Aisha, siswa Perempuan yang bertanya syarat untuk mendaftar sebagai calon Bupati. -fau

KPU KABUPATEN KULON PROGO HADIRI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI TOKOH MASYARAKAT

Bertempat di Ruang Rapat Dinas PMD Dalduk dan KB Kulon Progo, (17/07) KPU Kulon Progo diwakili oleh Aris Zurkhasanah sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyrakat, dan Sumber Daya Manusia menghadiri undangan sebagai Narasumber dari Badan Kesbangpol Kulon Progo dalam tema kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat. Pada kegiatan tersebut, juga hadir Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, serta Rektor IKIP PGRI Kulon Progo Joyo Sumpana yang juga menjadi Narasumber dalam kegiatan tersebut. Pada paparan sesi pertama, Marwanto menjelaskan latar belakang adanya Pemilihan Kepala Darah dan Wakil Kepala Daerah yang pada proses pemilihannya melibatkan langsung warga lokal dalam suatu mekanisme Pemilihan. “Pasca reformasi, legitimasi warga lokal dalam Pemilukada sangat diperlukan, guna mendukung suksesnya program pembangunan di setiap provinsi dan Kabupaten/kota masing-masing”. Imbuhnya. Senada dengan hal tersebut, Joyo Sumpana menyampikan bahwa KPU dan Bawaslu hendaknya memiliki program yang jelas dan terukur agar para pemilih pemula begitu perhatian terhadap hal-hal kepemiluan. “Kelak Pemilih Pemula ini lah yang akan menjadi kontrol bagi proses pembangunan demokrasi di wilayah Kulon Progo”. Tuturnya. Selanjutnya, Aris Zurkhasanah memaparkan Proses dan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada Kulon Progo Tahun 2024. “KPU sebagai salah satu penyelenggara Pemilu berharap warga dapat mengetahui dan memperhatikan proses Pilkada Kulon Progo 2024 terutama mengenai Hak pilih, jangan sampai warga yang telah memenuhi syarat pemilih, pada hari H pemungutan suara, menyia-nyiakan kesempatannya menjadi penentu nasib Kulon Progo untuk 5 tahun kedepan”. -Pras

KPU KABUPATEN KULON PROGO HADIRI SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI TOKOH MASYARAKAT

Bertempat di Ruang Rapat Dinas PMD Dalduk dan KB Kulon Progo, (17/07) KPU Kulon Progo diwakili oleh Aris Zurkhasanah sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyrakat, dan Sumber Daya Manusia menghadiri undangan sebagai Narasumber dari Badan Kesbangpol Kulon Progo dalam tema kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat. Pada kegiatan tersebut, juga hadir Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, serta Rektor IKIP PGRI Kulon Progo Joyo Sumpana yang juga menjadi Narasumber dalam kegiatan tersebut. Pada paparan sesi pertama, Marwanto menjelaskan latar belakang adanya Pemilihan Kepala Darah dan Wakil Kepala Daerah yang pada proses pemilihannya melibatkan langsung warga lokal dalam suatu mekanisme Pemilihan. “Pasca reformasi, legitimasi warga lokal dalam Pemilukada sangat diperlukan, guna mendukung suksesnya program pembangunan di setiap provinsi dan Kabupaten/kota masing-masing”. Imbuhnya. Senada dengan hal tersebut, Joyo Sumpana menyampikan bahwa KPU dan Bawaslu hendaknya memiliki program yang jelas dan terukur agar para pemilih pemula begitu perhatian terhadap hal-hal kepemiluan. “Kelak Pemilih Pemula ini lah yang akan menjadi kontrol bagi proses pembangunan demokrasi di wilayah Kulon Progo”. Tuturnya. Selanjutnya, Aris Zurkhasanah memaparkan Proses dan Tahapan Penyelenggaraan Pilkada Kulon Progo Tahun 2024. “KPU sebagai salah satu penyelenggara Pemilu berharap warga dapat mengetahui dan memperhatikan proses Pilkada Kulon Progo 2024 terutama mengenai Hak pilih, jangan sampai warga yang telah memenuhi syarat pemilih, pada hari H pemungutan suara, menyia-nyiakan kesempatannya menjadi penentu nasib Kulon Progo untuk 5 tahun kedepan”. -Pras

KPU Kabupaten Kulon Progo Hadiri Rapat Koordinasi Forkopimda

Rabu 17 Juli 2024, Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo Budi Priyana menghadiri undangan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kulon Progo yang dilaksanakan di Terraskota Coffee & Kitchen Wates, dengan tema rapat terkait Sinergitas dan Kolaborasi Forkopimda dalam rangka Mendukung Pilkada Kabupaten Kulon Progo Tahun 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Kulon Progo, Ir. Srie Nurkyatsiwi MMA, Kapolres Kabupaten Kulon Progo, Sat-Radar 215 Kabupaten Kulon Progo, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kulon Progo, Satuan Brimob Sentolo dan DPRD Kabupaten Kulon Progo yang dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kulon Progo serta Perwakilan dari berbagai instansi dan OPD terkait, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Triyono, SIP, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal terkait Netralitas ASN dalam Pilkada Kulon Progo. “Kami di Pemda Kabupaten Kulon Progo pada upacara tanggal 17 Juli 2024, sudah mengucapkan ikrar untuk Netralitas ASN di Pemda Kabupaten Kulon Progo. Sehingga harapan kami ASN dan non ASN di Pemda Kabupaten Kulon Progo dalam rangka Pilkada Tahun 2024 akan mendukung sepenuhnya tetapi tetap dengan posisi netral” tegasnya. Dalam Rapat Koordinasi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo juga menyampaikan telah menindaklanjuti dukungan dan fasilitas untuk Pelaksanaan Pilkada tahun 2024 terkait pengalokasian anggaran sesuai yang sudah di bahas bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo dengan KPU, Bawaslu dan unsur keamanan di Kulon Progo. Dalam kesempatan ini KPU Kabupaten Kulon Progo, menyampaikan paparan materi terkait proses persiapan-persiapan dan tahapan-tahapan untuk pelaksanaan Pilkada Tahun 2024. Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, Budi Priyana menyampaikan pencapaian proses Pencocokan dan Penelitian (COKLIT) data pemilih sudah memasuki presentase 99,88% dan ditargetkan selesai pada tanggal 17 Juli Pukul 23.59 WIB. Beliau juga menyampaikan terkait pelaksanaan untuk Pilkada tahun 2024 "Tahun 2024 adalah pelaksanaan pilkada serentak seluruh Indonesia untuk pertama kalinya. Ini sebagai dasar hukumnya adalah UU No. 1 Tahun 2015 sebagaimana beberapa kali diubah terakhir dengan UU No. 6 Tahun 2020 terkait dengan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, dan pasal 201 ayat 8 disebutkan Pemungutan Suara Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pada bulan November tahun 2024", jelas Budi Priyana. -Irv

KPU Kabupaten Kulon Progo Lakukan Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Rabu, 17 Juli 2024 – KPU Kabupaten Kulon Progo lakukan Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Bertempat di Swiss Bell Hotel dengan dihadiri oleh OPD tekait, Panewu se-Kabupaten Kulon Progo, Ormas dan Partai Politik Peserta Pemilu serta PPK Divisi Parmas SDM se-Kabupaten Kulon Progo. Sosialisasi dibuka oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, M. Puja Rasa Satuhu dengan memaparkan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024 hingga saat ini, tahapan selanjutnya adalah Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo. “Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih sudah hampir selesai, mendekati 100%, tahapan selanjutnya adalah Pencalonan. Kami berharap dari sosialisasi ini dapat mengajak untuk mencermati PKPU Nomor 8 Tahun 2024 untuk keberlangsungan Pilkada Serentak” Pemateri pada sosialisasi ini diisi oleh Hidayatut Thoyyibah selaku Ketua Teknis Penyelenggaraan dan M. Puja Rasa Satuhu selaku Ketua Divisi Hukum Pengawasan. Selanjutnya untuk moderator sosialisasi Aris Zurkhasanah selaku Ketua Divisi Parmas SDM dengan memberi memberi pengantar tentang PKPU Nomor 8 Tahun 2024. Puja memberikan pemaparan tentang Kajian Hukum dari Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 40 sampai dengan pasal 54D. Dalam kajian hukum tersebut juga menerangkan tentang: peserta pemilihan baik dari partai politik dan gabungan partai politik serta dari perseorangan, jadwal tahapan pendaftaran, penetapan pasangan calon. Hidayatut menjadi pemateri selanjutnya dengan memaparkan tentang Ketentuan Umum Pendaftaran, Persyaratan Pencalonan oleh Parpol atau Gabungan Parpol dan Alur serta Jadwal Pendaftaran Calon. Acara diakhiri dengan pertanyaan dari peserta sosialisasi dan pembagian doorprice. -fau