Berita Terkini

HAMPIR SEPARUH PEMILIH DI KULON PROGO SUDAH DI COKLIT

Sejak tanggal 12 Pebruari 2023, Tahapan Pencocokan dan Penelitian data pemilih mulai dilakukan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih-PANTARLIH.  Dalam menjalankan tugasnya Pantarlih diharuskan memberikan laporan tiap 10 Hari kepada KPU Kabupaten Kulon Progo, melalui PPS dan PPK.  Tanggal 22 Februari 2023 adalah 10 Hari pertama, dimana setiap Pantarlih harus menyampaikan progress coklit yang telah dilakukan, selama 10 Hari.  Dengan pemilih berdasarkan DP4 dari Kemendagri dan Daftar Pemilih berkelanjutan dihasilkan sejumlah  347.839 pemilih. Dari pemilih ini  KPU Kabupaten Kulon Progo menetapkan jumlah TPS sebanyak 1.300 TPS. Dengan jumlah TPS ini, KPU Kabupaten Kulon Progo telah merekrut Pantarlih sejumlah 1.300 orang.   Secara serempak, 1.300 Pantarlih menyampaikan laporan progress coklit pada tanggal 22 Februari 2023. Dalam waktu 10  hari ini, Pantarlih sudah melakukan coklit pada 165.542 pemilih atau   48%. Capaian ini melampaui target yang dicanangkan oleh KPU Kabupaten Kulon Progo yang mematok atau 35% pemilih di 10 Hari pertama. Capaian ini sekaligus merupakan capaian tertinggi dari seluruh Kabupaten Dan Kota se DIY.  Keberhasilah ini didukung  kelancaran aplikasi e-coklit walaupun sebelumnya aplikasi tersebut sempat down di awal-awal coklit.  Dan diharapkan pada 10 hari berikutnya sudah mencapai minimal 80% dan sisa waktu nantinya bisa digunakan untuk coklit dan perbaikan data. (Yayan)

PELANTIKAN, APEL SIAGA DAN COKLIT SERENTAK

KPU Kabupaten Kulon Progo pada hari Minggu, 12 pebruari 2023 secara serentak melantik 1300 Petugas Pemutahiran Data Pemilih di setiap Kalurahan. Pelantikan dilakukan secara langsung oleh PPS atasnama KPU Kabupaten Kulon Progo, di 88 Kelurahan dan Kalurahan se Kabupaten Kulon Progo. Pelantikan dikemas dalam bentuk apel siaga sebagai bentuk kesipan Pantarlih dan seluruh penyelenggara Pemilu dalam pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam Pemutakhiran data pemilih. Pelaksanaan kegiatan pelantikan dan sekaligus apel siaga akan dilanjutkan dengan kegiatan bimbingan tekhnis Pemutahiran Data Pemilih kepada Pantarlih. Pada hari yang sama, Pantarlih akan langsung melakukan Coklit sampai tanggal 14 Maret 2023. Selanjutnya secara simultan, Pantarlih akan melakukan Pemutahiran Data Pemilih sampai akhir masa ketugasan 11 April 2023. (Ida)

PELANTIKAN, APEL SIAGA DAN COKLIT SERENTAK

KPU Kabupaten Kulon Progo pada hari Minggu, 12 pebruari 2023 secara serentak melantik 1300 Petugas Pemutahiran Data Pemilih di setiap Kalurahan. Pelantikan dilakukan secara langsung oleh PPS atasnama KPU Kabupaten Kulon Progo, di 88 Kelurahan dan Kalurahan se Kabupaten Kulon Progo. Pelantikan dikemas dalam bentuk apel siaga sebagai bentuk kesipan Pantarlih dan seluruh penyelenggara Pemilu dalam pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dalam Pemutakhiran data pemilih. Pelaksanaan kegiatan pelantikan dan sekaligus apel siaga akan dilanjutkan dengan kegiatan bimbingan tekhnis Pemutahiran Data Pemilih kepada Pantarlih. Pada hari yang sama, Pantarlih akan langsung melakukan Coklit sampai tanggal 14 Maret 2023. Selanjutnya secara simultan, Pantarlih akan melakukan Pemutahiran Data Pemilih sampai akhir masa ketugasan 11 April 2023. (Ida)

KPU KAB. KULON PROGO LANTIK 264 PPS, 47% NYA PEREMPUAN

Bertempat di Hotel Grand Dafam signature 264 Anggota Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilu tahun 2024 dilantik oleh Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, pada tanggal 24 Januari 2023. 264 Anggota PPS tersebut, berasal dari 88 Kelurahan di seluruh Kapanewon Kabupaten Kulon Progo.  Anggota PPS untuk Pemilu tahun 2024, telah melalui proses rekrutment yang dimulai sejak 18 Desember 2022.  Tahapan rekrutment dimulai dengan seleksi administrasi, seleksi tertulis dan seleksi wawancara.  Peserta yang lulus seleksi administrasi sebanyak 568 orang, untuk diambil 3 orang sebagai anggota PPS dan 3 orang Pengganti Antarwaktu.  Dari anggota PPS untuk Pemilu tahun 2024 yang terpilih, 47% nya berjenis kelamin perempuan.  "PPS untuk Pemilu tahun 2024 Kabupaten Kulon Progo, secara keseluruhan telah memenuhi quota minimal 30% perempuan" tutur ketua KPU Kabupaten Kulon Progo. (Ida)