Kulon Progo – KPU Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan Kawruh Kepemiluan sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi demokrasi untuk seluruh pegawai. Mengusung tema "Belajar Bareng Konten Media", acara ini digelar pada 19 Juni 2025, dengan menghadirkan narasumber dari LKiS (Lembaga Kajian Islam dan Sosial) Yogyakarta.
Tujuan kegiatan adalah untuk memperluas pemahaman tentang pentingnya peran media dalam membangun kesadaran kepemiluan. Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak untuk belajar membuat konten media yang edukatif dan menarik.
Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, Budi Priyana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret KPU untuk mendekatkan informasi kepemiluan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. “Kami ingin mengajak seluruh pegawai untuk terlibat aktif dalam pendidikan demokrasi melalui media sosial dan platform digital lainnya. Bersama LKiS Yogyakarta, kita belajar membuat konten yang lebih informatif, inspiratif, dan interaktif,” ujarnya.
Ditambahkan juga oleh Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM Aris Zurkhasanah bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud penerapan ketugasan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani khususnya area Penataan Manajemen Aparatur Sipil Negara.
Perwakilan dari LKiS Yogyakarta, Alfian Pamungkas (Divisi Media LKiS) membawakan materi seputar teknik pengambilan dokumentasi yang efektif dan menarik. Selanjutnya Akhmad Luthfi Aziz (Divisi Mel Officer LKiS) memaparkan materi terkait strategi komunikasi publik, penyusunan narasi positif dalam pemberitaan, hingga praktik pembuatan konten yang siap dipublikasikan.
Sesi pelatihan berlangsung interaktif dan partisipatif. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak langsung merancang dan mempresentasikan ide-ide konten yang kreatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KPU Kabupaten Kulon Progo untuk terus mendorong nilai-nilai demokrasi melalui pendekatan kreatif yang sesuai dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak yang akan datang.
-Nad